Seseorang memasuki pagi hari
dengan keadaan sumpek, badan sakit , jenuh, dan lelah.Maka apa nasehat
anda pada orang ini, semoga Allah memberikan taufik pada Anda?
Jawaban dari Asy Syaikh Muhammad bin Abdil Wahhab Al Wushobi hafidzahullah:
Kunasehati dia agar dia mengamalkan
sabda Nabi alaihish sholatu wasallam: ( Ya Allah, berkatilah ummatku di
awal pagi mereka) . Maka dari itu, janganlah tidur selesai sholat
shubuh.Dan jika dia ingin tetap tidur pagi, hendaknya dia lakukan
setelah matahari terbit.
Cobalah kau berupaya keras di waktu
antara shubuh dan terbitnya matahari yang mungkin cuma sekitar satu jam
saja.Berusahalah agar kau tidak tidur padanya.Tidur di waktu itu membuat
badan sakit serta rasa malas dan loyo akan mendatangimu.Dan ini juga
membuatmu terlewat dari doa nabawiyyah yang berbarokah ini;(Ya
Allah,berkatilah ummatku pada awal pagi mereka).Hadits tentang ini
datang dari banyak shohabat sampai – sampai kukumpulkan hadits –
haditsnya di buku catatan yang berbeda – beda.
Menjauhi tidur di waktu ini bisa
membantumu untuk selalu semangat dan tampil prima.Dan kau , insya Allah,
bisa berbuat sesuatu yang bisa membuatmu semangat dan tampil prima
setiap hari sepanjang hidupmu di waktu yang berbarokah ini.Kau bisa
membaca Al Quran atau berdoa atau beristighfar. Atau kau mungkin bisa
melakukan aktivitas duniawi.Kau gunakan untuk menyapu, untuk bersih –
bersih, atau meninggikan balkon rumahmu dari sini ke sini misalnya.Atau
kau buat untuk angkat – angkat batu-batu besar, atau batu – batu kecil,
atau tanah.Yang penting kau tidak tidur di waktu setelah subuh ini.
Dan jika matahari sudah terbit, semoga
Allah memberimu kebaikan jika kau mau menunaikan shalat 4 rakaat yakni 2
rakaat salam, 2 rakaat salam.Ini sebagaimana Allah berfirman dalam
hadits qudsi yang artinya:”Hai anak Adam, shalatlah untukKu 4 rakaat di
awal siangmu niscaya Aku akan mencukupimu di akhirnya.” Maka hal ini
bisa membantumu.
Mungkin ada yang tanya, kenapa anda
tidak menyinggung pada nasihatmu tentang sholat shubuh berjamaah? Aku
katakan,nasihatku ini kusampaikan dengan anggapan bahwa si penanya
termasuk orang yang mengerjakan sholat Shubuh berjamaah.Kalau dia tidak
sholat Shubuh berjamaah, maka ketahuilah bahwa sholat shubuh berjamaah
memberikan pengaruh untuk permulaan yang kuat pada segenap amalan
harian.Bahkan kunasehatkan agar dia bangun pada adzan yang pertama,ini
lebih baik.Wallahi lebih baik bagi dunia dan akhiratmu jika kau bangun
sebelum adzan kedua (adzan Shubuh,pent).Walaupun cuma sejarak setengah
jam saja.
Lalu kamu ambil wudhu kemudian sholat
witir dengan sejumlah rakaat yang dimudahkan Allah bagimu, entah satu
rakaat, tiga rakaat, atau lima, atau berapapun.Kemudian engkau perbanyak
istighfar, sebagaimana firman Allah Azza wa Jalla:
وَالْمُسْتَغْفِرِينَ بِالْأَسْحَارِ
“Dan orang – orang yang istighfar di waktu waktu sahur.” QS Ali Imran 17
Dan firman-Nya :
وَبِالْأَسْحَارِ هُمْ يَسْتَغْفِرُونَ
“Dan mereka beristighfar di waktu – waktu sahur.” QS Adz Dzariyat 18
Maka manfaatkan sisa waktu sebelum
shubuh untuk istighfar sampai adzan Shubuh bekumandang.Maka kau bisa
berdzikir pagi dengan sempurna, lalu sholat sunnah fajr.Kemudian insya
Allah kau bisa mendapat shaf yang pertama di masjid atas seijin
Allah.Dan kau bisa berjamaah shubuh dengan orang banyak.Sesudah itu kau
bisa membaca dzikir dzikir stelah sholat.
Jangan tidur dulu sampai kamu melakukan
sholat isyroq setelah terbitnya matahari.Sangat penting bagimu membaca
doa Allahumma inni audzubika minal ‘ajzi wal kasali;( Ya Allah aku
berlindung kepadamu dari sifat lemah dan malas.) Perbanyak dan ulang –
ulangi doa ini.Atas seijin Allah niscaya kau dapati doamu akan
dikabulkan.Kau akan memperoleh semangat hidup yang kau inginkan.
Aku meminta pada Allah agar memberikan taufik bagi kita dan seluruh kaum muslimin pada perkara yang Dia cintai dan ridhoi.
olamayemen.com/index.php?article_id=9836
alih bahasa oleh Abu Mas’ud Surabaya
WA Kajian Darul Arqom (تعليم دار الأرقم)
WA Forum Salafiyyah Surabaya
Review / Koreksi