Ilmu agama ini perkaranya
sangatlah agung disisi Allah ta’ala, begitu juga disisi pemiliknya yangg
jujur, ikhlas & mengamalkan apa yang mereka ilmui dari agama yang
mulia ini. Balasan yang sangat besarlah yang akan mereka raih.
Alloh ta’ala berfirman :
إِنَّمَا يَخْشَى اللَّهَ مِنْ عِبَادِهِ الْعُلَمَاءُ ۗ
Artinya;
“Sesungguhnya yang takut kepada Allah dari kalangan hamba -hambanya, hanyalah mereka para ‘ulama (ahlul ‘ilm) (Qs. Fathir 28).
Maka orang yang memiliki ilmu adalah org
yang takut kapada Allah ta’ala dan mau mengamalkan ilmunya. Sehingga
iapun mencari ridlonya dan menjauhi apa yang dimurkainya.
Allah dan Rasulnya yang mulia ‘alaihis
sholatu was salam telah menyanjung serta memberitakan bahwa mereka
(ahlul ‘ilm) adalah pewaris para nabi..
Akan tetapi tidak setiap yang memiliki
Ilmu ia akan menjadi pewaris Nabi, Sebab ia harus ikhlas degan ilmunya,
mengamalkan dan menyebarkannya di tengah2 manusia. sehingga iapun
memperbaiki diri degan ilmunya kemudian orang lain.
akan tetapi apabila ia tdk beramal dgn
ilmunya maka ilmu tersebut akan menjadi alat yang akan merusak dan
menghancurkannya.. wal ‘iya dzubillah.
Oleh karnanya Allah ta’ala mencela dan mengancam orang yang tidak mau beramal dengan ilmunya
Alloh ta’ala berfirman :
يَا
أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِنَّ كَثِيرًا مِّنَ الْأَحْبَارِ
وَالرُّهْبَانِ لَيَأْكُلُونَ أَمْوَالَ النَّاسِ بِالْبَاطِلِ
وَيَصُدُّونَ عَن سَبِيلِ اللَّهِ
Artinya;
“Wahai orang-orang yang beriman
sesungguhnya banyak dari kalangan rahib-rahib dan ahli ‘ibadah mereka
makan harta manusia dgn cara yang batil dan menghalang-halangi manusia
dari jalan Allah (Qs. at taubah . 34)
Dan juga firmannya :
كَبُرَ مَقْتًا عِندَ اللَّهِ أَن تَقُولُوا مَا لَا تَفْعَلُونَ
Artinya;
“Kemurkaan yang sangat besarlah disisi Allah, kalian mengucapkan apa-apa yang tidak kalian kerjakan . (Qs. As shaf. 3)
Maka Allah mencela dan mengancam mereka
dgn ancaman yang keras dan diantara sebab datangnya murka Allah ta’ala
adalah; Engkau berkata dengan ilmu, namun tidak mau beramal dengannya.
Allah ta’ala berfirman;
أَلَمْ
يَأْنِ لِلَّذِينَ آمَنُوا أَن تَخْشَعَ قُلُوبُهُمْ لِذِكْرِ اللَّهِ
وَمَا نَزَلَ مِنَ الْحَقِّ وَلَا يَكُونُوا كَالَّذِينَ أُوتُوا
الْكِتَابَ مِن قَبْلُ فَطَالَ عَلَيْهِمُ الْأَمَدُ فَقَسَتْ قُلُوبُهُمْ ۖ
وَكَثِيرٌ مِّنْهُمْ فَاسِقُونَ
Artinya;
“Belumkah datang masanya bagi orang –
orang yang beriman, untuk tunduk hati-hati mereka mengingat Allah..dan
apa yang Allah turunkan berupa al haq {kebenaran}..!? dan janganlah
mereka seperti orang – orang yang diberi al kitab sebelum mereka,
kemudian berlalulah masa yang panjang sehingga keraslah hati-hati mereka
dan kebanyakan mereka adalah orang – orang yang fasiq. (Qs. Al hadid
.16) .
Maka semestinya bagi umat Islam utk
menjauhi jalan – jalannya orang yang sesat dari kalangan ahlul kitab,
yang mereka belajar agama namun tidak mau mengamalkannya, sehingga
keraslah hati-hati mereka dan kebanyakan mereka mejadi orang – orang
yang fasiq . Ma’adzalloh li an nakuna dzalik..! sebab tidak mau
mengamalkan ilmu, maka akan lahirlah sifat hati yang keras, dan apabila
sifat keras ini menimpa suatu hati, maka ia pun akan membinasakan hati
tersebut, sehingga hati ini tidak lagi menerima kebenaran dan tidak mau
lagi mengamalkan ilmu, yang kemudian akan menghantarkan kpd
menyembunyikan ilmu dan beramal dengan kebalikannya. berupa mengikuti
hawa nafsu dan menolak kebenaran yang sangat jelas akan kebenarannya .
Oleh karnanya wajib atas kita sekalian
utk belajar ilmu agama ini dengan ikhlas mengharap wajah Allah ta’ala
dan mengamalkannya, krn sesungguhnya kebodohan itu adalah penyakit yang
akan membunuh dan ilmu adalah senjata yang akan menghujat pemiliknya
jika tdk mau beramal dgn nya..wal ‘iyadzubillah.
Di dalam hadits yang shohih diriwayatkan
oleh al imam al bukhori dan muslim, dari shohabat usamah bin zaid
rodhiallohu ‘anhu; bahwa Nabi shallallohu ‘alaihi wa sallam bersabda;
Artinya;
“Akan didatangkan nanti seorang di hari
kiamat, kemudian dilemparkanlah ia kedalam api neraka, maka keluarlah
usus dari dalam perutnya, kemudian berputarlah ia bersama usus tersebut
sebagaimana berputarnya keledai pd porosnya, maka berkumpullah penduduk
neraka dan bertanya kepadnya; wahai fulan..!. ada apa deganmu..?!
bukankah dahulu kamu yang memerintahkan kepada hal-hal yang baik dan
mencegah dari hal-hal yang mungkar? maka ia pun menjawab; iya, dahulu
aku mengajak manusia kepada yang baik namun aku tdk mengamalkannya, dan
aku melarang manusia dari berbuat buruk tetapi aku malah melakukannya.
Perhatikanlah..! duhai para pembaca yang
budiman.. betapa ruginya org yang tidak mengamalkan ilmunya. Bagaimana
pedihnya akibat yang ia lakukan ketika masih di dunia.. (tdk mau
mengamalkan ilmunya-pent)
Bahkan ada yang lebih buruk darinya,
yaitu; (seorang yang mengajak manusia utk berbuat mungkar &
melarangnya utk berbuat yang baik). LA ILAHA ILLALLAH maka BAGAIMANAKAH
KONDISINYA..?!
LALU APAKAH ‘ILMU yang BERMANFAAT ITU..?! & WAJIBKAH KITA BELAJAR AGAMA ..?!
Bersambung In syaa Allah pada tulisan berikutnya ..
-wallohu a’lamu bis showab-..
{sumber bacaan}:
-Nashoih wa washoyal ‘allamah Robi’ bin hadi al madkholy..diambil dari kitab..(marhaban ya tolibal ‘ilmi)
Karya: Syaikhul waalidul ‘allamah Robi’ bin hadi al madkholy hafizhahullahu ta’ala..
pent;
Oleh : Abul yaman Akbar
‘afallohu ‘anhu-daar el-hadeeth- fuyusy-yemen-
TIS (Thalab Ilmu Syar’i)
Review / Koreksi