Asy-Syaikh Shalih Al-Fauzan hafizhahullah
Pertanyaan: Sebagian orang-orang yang
baik memasukkan televisi ke dalam rumahnya dan dia mengatakan bahwa dia
tidak ingin dituduh sebagai orang yang ekstrim, maka bagaimana bimbingan
Anda?
Jawaban: Meninggalkan televisi bukan
sikap ghuluw atau ekstrim, tetapi merupakan sikap kehati-hatian untuk
menjaga agama, keluarga, dan anak-anak. Jadi hal itu merupakan upaya
menjauhkan dari sebab-sebab yang akan membahayakan. Karena keberadaan
televisi akan mengakibatkan bahaya terhadap anak dan istri, bahkan juga
terhadap kepala rumah tangga. Siapa yang merasa dirinya aman dari
fitnah?! Jadi semakin jauh seseorang dari sebab-sebab fitnah, maka hal
itu jelas lebih baik bagi keadaannya sekarang dan akibatnya di belakang
hari. Dan meninggalkan televisi bukan termasuk sikap ekstrim, tetapi
termasuk upaya preventif atau penjagaan dan pencegahan dari keburukan.
Sumber artikel:
Al-Muntaqa min Fataawa Al-Fauzan, pertanyaan no. 211
Al-Muntaqa min Fataawa Al-Fauzan, pertanyaan no. 211
Alih bahasa: Abu Almass
Jum’at, 24 Rajab 1435 H
Jum’at, 24 Rajab 1435 H
forumsalafy.net
Review / Koreksi